Minggu, 08 Juni 2014

introduction

INTRODUCTION
Hai, Nama saya willy. Saya adalah manager Arsenal yang baru. Kira-kira itulah yang saya lakukan ketika saya pertama kali ditunjuk sebgai manager baru dari Arsenal. Eitss, tunggu dulu. Tentu saja hal ini tidak terjadi di dunia nyata melainkan terjadi di dunia game. Yup, anda betul jika menjawab game tersebut adalah FOOTBALL MANAGER. Sebagai seorang gamer dan fans sepakbola, game ini adalah game yang sangat cocok bagi anda yang ingin mendalami manajemen sebuah tim sepakbola. Game ini sendiri adalah game yang berupa simulasi dimana anda diposisikan sebagai seorang manajer dari sebuat tim sepakbola. Seperti tugas seorang manager di dunia nyata, pada game ini anda ditugaskan mengatur klub sepakbola yang anda tangani, mulai dari melakukan transfer (jual/beli) pemain, mengatur taktik, mempekerjakan pelatih, menugaskan pencari bakat, berbicara pada media, dsb.
Pada awal game dimulai, saya memutuskan untuk memilih Arsenal sebagai tim yang akan saya tangani karena saya adalah seorang penggemar tim Arsenal. Tim arsenal sendiri dikenal sebagai tim sepakbola yang memiliki akademi sepakbola yang bagus dan sering menghasilkan bibit bibit muda sepakbola yang handal. Selain itu, arsenal juga memfokuskan pengembangan pemain muda. Hal ini ditunjukkan dengan senangnya sang manager Arsene Wenger untuk membeli pemain muda yang memiliki potensi untuk menjadi pemain berkelas dengan harga yang relatif lebih murah daripada membeli pemain yang sudah jadi pemain bintang namun memiliki harga selangit dan beresiko mengganggu keuangan klub. Siapa yang tidak kenal Cesc Fabregas, gelandang kreatif yang sekarang sedang merumput dengan Barcelona. Ia didatangkan dari akademi sepakbola Barcelona oleh arsene wenger dengan harga yang murah ketika Cesc masih berusia 16 tahun. Hal hal inilah yang akan saya coba untuk pertahankan selama save game ini berlangsung.

BACKGROUND
Serial football manager yang saya mainkan adalah FOOTBALL MANAGER 2013 dimana game akan dimulai pada bulan Juli 2012. Saya memutuskan untuk memulai game dengan status pengalaman bermain saya sebagai mantan pemain sepakbola professional yang berkewarganegaraan Perancis dan lahir pada tahun 1984 dengan tujuan supaya saya bias lebih lama menikmati permainan ini. Pada awal musim saya menangani Arsenal, tim ini sedang dalam masa krisis gelar sejak terakhir kali memenangi piala bergengsi pada tahun 2005 yaitu FA cup, jadi hal yang saya utamakan pada awal musim adalah membawa arsenal untuk dapat meraih minimal 1 gelar bergengsi dengan tujuan meningkatkan moral para pemain dan dapat menarik minat pemain dari klub lain untuk hijrah ke klub ini. 

filosofi permainan yang saya usung adalah possession football seperti yang dilakukan oleh Arsenal di dunia nyata dimana pemain difokuskan untuk bermain umpan umpan pendek untuk mengurangi resiko pemain mudah kehilangan bola karena jarak operan yang terlalu jauh. dalam filosofi permainan ini pemain diharuskan bermain kompak dalam menjaga bola dengan mengurangi umpan umpan yang terlalu beresiko dengan harapan pemain lawan akan kesulitan dalam merebut bola dari hasil interception. berdasarkan logika operan pendek akan lebih akurat daripada umpan umpan jauh. selain itu posession football juga  meningkatkan probabilitas tim untuk memenangkan pertandingan. dalam pertandingan sepakbola, tim yang memasukkan lebih banyak gol adalah tim yang memenangkan pertandingan, namun kemungkinan untuk menang akan lebih sulit jika sebuah tim tidak dapat mengatur jalannya pertandingan dalam hal ini jika sebuah tim tidak dapat menguasai bola dengan baik, peluang tim tersebut  untuk menang akan menjadi lebih sulit. 

TRANSFER AWAL MUSIM
Pada awal musim saya cukup optimis dengan kualitas pemain yang ada, namun saya sedikit ragu dengan kedalaman squad tim mengingat kurangnya pemain mumpuni yang dapat diplot sebagai backup bilamana pemain utama tim sedang dalam kondisi cedera atau tidak bugar untuk menghadapi pertandingan atau sedang mengalamai kelelahan karena padatnya jadwal pertandingan sehingga saya memutuskan untuk membeli beberapa pemain muda yang memiliki cukup potensi untuk mengisi bangku cadangan mengingat pemain yang sudah matang beresiko tidak bahagia jika dijadikan pemain cadangan tim utama. Selain itu, saya juga menjual beberapa pemain yang kiranya berpotensi menjadi kartu mati selain karena usianya juga karena attribute pemain tersebut kurang mumpuni untuk mengisi skuad tim. Saya juga memutuska untuk meminjamkan beberapa pemain muda saya dengan harapan mereka mendapatkan pengalaman bermain di tim utama yang tidak bisa mereka dapatkan di arsenal musim ini. Kira kira beginilah transfer awal musim saya.


Jika dilihat dari transfer musim pertama saya, dapat disimpulkan bahwa keuangan klub pada transfer musim ini mengalami minus dengan melakukan pembelian pemain sebanyak 29 juta poundsterling dan hanya mendapatkan pemasukan dari transfer hanya sebanyak 4.8 juta poundsterling. Dari 8 pemain yang masuk, 3 diantaranya adalah pemain hasil regenerasi (bukan pemain yang ada di dunia nyata melainkan pemain yang dibuat oleh engine game pada waktu tertentu supaya game tetap berlanjut ketika pemain2 di dunia nyata sudah pensiun). Pemain pemain yang merupakan pemain regenerasi tersebut antara lain: Martijn Poell, Juan Gregorio Cobos, dan Arnold Koeman. Ketiga pemain tersebut didatangkan ke klub pada usia muda yaitu di bawah 18  tahun dan mereka saya fokuskan untuk menjadi bintang masa depan mengingat berdasarkan hasil pengamatan para pencari bakat saya, mereka memiliki potensi yang sangat bagus. (spoiler: salah satu dari mereka padah save game tahun 2020 sudah menjadi pemain kelas dunia, siapakah kira kira?) Sedangkan pemain lain seperti Leandro Paredes, Carlos Fierro, James Tomkins, Neal Maupay, dan Rafael Toloi akan menjadi pemain cadangan tim karena mereka masih berusia di bawah 24 tahun namun memiliki atribut yang mumpuni untuk mengisi skuad tim utama.


Sekian cerita awal musim saya cerita ini akan saya lanjutkan pada postingan berikutnya. Terima kasih.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar