Minggu, 08 Juni 2014

My First Campaign

STORIES SO FAR

MY FIRST CAMPAIGN
Setelah menjalani pertandingan pra musim 2012/2013 dengan hasil yang cukup memuaskan maka saya nyatakan bahwa tim yang saya tangani ini siap untuk mengarungi kerasnya kompetisi Barclays Premier League.
Karena saya masih belum ahli dalam meramu taktik akhirnya saya memutuskan untuk mendownload taktik yang sudah teruji di salah satu forum yang berdiskusi mengenai football manager yaitu http://www.fm-base.co.uk/forum/football-manager-2013-tactics-training/116711-fm13-possession-tactic-barcelona-tiki-taka-domination-extreme-4-3-2-1-passion4fm.html yup, tiki taka. alasannya mudah karena saya menganut filosofi permainan dimana tim yang saya tangani untuk dapat mengontrol jalannya pertandingan maka taktik ini sangat cocok bagi saya ditambah lagi atribut pemain yang saya miliki dapat dikatakan mumpuni untuk mengadopsi taktik tersebut. Meskipun saya mengadopsi taktik tersebut tentu tidak serta merta saya menelan mentah mentah taktik tersebut. Ada sedikit modifikasi yang saya lakukan supaya saya dapat lebih memaksimalkan pemain saya. Inilah hasil hasil pertandingan saya selama musim 2012/2013.









PREMIER LEAGUE
Awal musim dimulai dengan kemenangan kemenangan 3-0 atas West Bromwich Albion dan 4-0 atas Fulham, namun sayang dua kemenangan tersebut tidak bisa menjadi jaminan bahwa Arsenal dapat memenangi laga berikutnya sehingga kami harus menerima kekalahan 1-2 dari Newcastle meskipun kami unggul terlebih dahulu pada menit 7 melalui tembakan jarak jauh Santi Cazorla. Kekalahan tersebut lantas membakar semangat tim sehingga kami dapat meraih 2 kemenangan di laga berikutnya.

Pertandingan yang paling ditunggu-tunggu pun tiba. Pada matchday 5 kami harus berhadapan dengan tim yang difavoritkan untuk menjadi juara Barclays premier league yaitu Manchester United. Pemenang dari pertandingan penting inilah yang akan mendapat momentum untuk menjaga peluang juara. Manchester United difavoritkan untuk memenangi laga ini karena mereka akan bermain di kandang mereka sendiri yaitu Old Trafford. Hal ini sedikit menurunkan mental pemain kami terlihat ketika babak pertama beberapa pemain arsenal tampak grogi di babak pertama meskipun tampak mendominasi. Babak pertama pun berakhir dengan skor 2-0, hasil yang nyaman bagi tuan rumah. Jeda istirahat menjadi waktu yang tepat bagi saya untuk memotivasi para pemain karena mereka bermain baik namun kurang beruntung dalam segi penyelesaian. Saya juga memarahi beberapa pemain yang tampil kurang maksimal dan hasilnya para pemain menjadi lebih bersemangat untuk memulai babak kedua. Babak kedua pun dimulai. Saya menginstruksikan pemain untuk lebih sabar dan tetap kompak. Hingga menit 75 kami masih tertinggal 2-0 dan Manchester United tampak sudah nyaman dengan hasil tersebut. Saya menjadi agak was-was namun momen yang ditunggu-tunggu pun tiba. Dia adalah Olivier Giroud yang menipiskan kedudukan menjadi 2-1 pada menit 79 dengan sundulan yang mematikan setelah menerima umpan silang dari Santi Cazorla. Goal tersebut menjadi penyemangat tim untuk tampil lebih menyerang lagi. Ketika waktu berjalan 85 menit saya sudah mulai merelakan bahwa pada pertandingan ini kami akan kalah, namun pemain saya tampak semakin menggebu-gebu mencari goal penyeimbang dan pemain Manchester United tampak mulai kewalahan dan mulai tampak tegang hingga banyak melakukan kesalahan sendiri. Tekel keras pada Olivier giroud di luar kotak penalty menjadi ganjaran bagi mereka. Pada menit 86, Santi Cazorla-lah yang menjadi penyelamat tim melalui tendangan bebasnya yang berjarak 5 meter dari luar kotak penalty setelah Giroud dijatuhkan. Santi Cazorla menendang bola dengan sangat keras melewati pagar betis hingga David De Gea tidak dapat menghalau bola yang melaju dengan deras ke gawangnya dan goal penyeibang pun tercipta, sebuah tendangan bebas yang cantik dari seorang Santiago Cazorla. Setelah goal tersebut anak asuh saya masih berusaha mencari goal kemenangan, tapi apa daya energi mereka tidak memungkinkan karena sudah terkuras untuk mengejar gol penyeimbang. Saya pun bangga terhadap anak asuh saya karena telah bermain dan berusaha hingga peluit panjang dibunyikan. Hasil yang cukup memuaskan dan dapat menjadi pendorong tim untuk menjalani musim 2012/2013.






Setelah pertandingan melawan MU tersebut tim asuhan saya tidak terkalahkan selama 19 pertandingan beruntun, namun kualitas kami diuji pada pertengahan bulan desember hingga akhir desember dimana kami hanya dapat meraih satu kemenangan dari 4 laga dari hasil 2 kali kalah dan 1 kali imbang. Premier League sendiri akhirnya dapat dimenangkan oleh tim asuhan saya setelah sekian tahun tidak memegang piala bergengsi ini






CAPITAL ONE CUP
Perjalanan tim pun berlanjut ke pentas Capital One cup dimana akhirnya Arsenal berhasil menjuarai trophy bergengsi setelah penantian panjang akan gelar. Diharapkan dengan memenangkan trophy ini dapat mendorong semangat pemain untuk mengejar gelar gelar lainnya. Perjalanan Arsenal pada Capital One Cup tidaklah mudah meskipun pada awal awal laga hanya melawan tim divisi bawah dengan meraih kemenangan 3-1 atas Sheffield. Undian babak berikutnya pun tampak kurang bersahabat karena Arsenal Harus menghadapi salah satu rivalnya yaitu Liverpool, namun pemain yang sedang on-fire karena sedang dalam masa kemenangan beruntun dan belum terkalahkan setelah imbang dari MU, Arsenal akhirnya keluar sebagai pemenang setelah menyingkirkan rivalnya Liverpool dalam ajang Capital One Cup dengan skor akhir 1-4 di Anfield markas Liverpool.
Setelah mengalahkan Liverpool, lagi-lagi Arsenal harus bertemu dengan tim Merseyside lainnya yaitu Everton. Pertandingan berlangsung sengit di Emirates Stadium markas Arsenal, hingga menit 80 belum ada satu goal pun tercipta. Ketika Everton sudah mulai nyaman dan yakin bahwa pertandingan akan berakhir imbang, dialah Lukas Podolski atau sering dipanggil Prince Poldi yang mencetak gol kemenangan dan sebagai gol semata wayang di pertandingan tersebut pada menit 86.
Pada ronde berikutnya lagi lagi Arsenal harus menghadapi lawan yang berat yaitu Manchester City tim yang memiliki kekuatan financial tinggi setelah diambil alih kepemilikannya oleh juragan minyak dari Dubai Syeikh Mansour. Tim paling berat yang harus dihadapi karena mereka memiliki kedalaman skuad yang sangat bagus dan memiliki banyak pemain berkualitas. Undian mengatakan bahwa pertandingan akan diadakan di kandang kami Emirates Stadium. Berbekal dukungan dari para supporter tentu kami tidak ingin mengecewakan para supporter yang sudah hadir, namun ternyata tim kami kalah dari superioritas Manchester City yang bermain menekan hingga kami dipaksa untuk menelan kekalahan di babak pertama. Babak kedua terjadi kejar mengejar skor hingga pada menit 90 anak asuh saya masih tertinggal skor 2-3, namun lagi lagi anak asuh saya menunjukkan semangat yang pantang menyerah hingga detik akhir pertandingan. Ketika laga mendekati waktu akhir dan Manchester City sudah mulai akan merayakan kemenangannya terjadilah drama. Melalui skema serangan balik cepat Podolski yang tinggal berhadapan dengan satu pemain bertahan dan penjaga gawang dijatuhkan di kotak penalty, dan wasit pun menunjuk titik putih. Dengan tenang Podolsky menendang bola dengan keras sehingga memaksa pertandingan untuk diulang di Etihad Stadium kandang Manchester City. Sebuah harga yang harus dibayar mahal oleh Manchester City karena pada laga ulangan mereka harus rela dipermalukan di hadapan pendukungnya sendiri setelah menelan kekalahan 2-4. Aktor dari laga ini tidak lain adalah Olivier Giroud yang mencetak 2 gol dan pemain masa depan Arsenal, Leandro Paredes. Pada saat pertandingan dimulai tampak barisan belakang Manchester City tidak siap sehingga mereka dihukum oleh bocah argentina bernama Leandro Paredes yang mencetak golnya hanya dalam waktu kurang dari satu menit setelah kick off.
Final yang ditunggu akhirnya tiba. Arsenal yang berkesempatan mengakhiri puasa gelarnya pun tampil beringas pada laga ini, namun kokohnya barisan pertahanan Fulham mengisyaratkan bahwa mereka memang pantas berada di final dengan memberikan perlawanan pada skema permainan kami. Pada menit 33, pemuda Meksiko, Carlos Fierro, yang lolos dari jebakan offside menggiring bola dan mencetak gol pembuka sekaligus menjadi gol satu satunya di laga ini. Sebenarnya keputusan yang agak sedikit bertaruh karena memainkan striker kedua yaitu Carlos Fierro dan memilih tidak memainkan striker utama yaitu Olivier Giroud karena sudah jelas secara usia Giroud lebih matang dan siap mental untuk dimainkan dalam pertandingan sebesar ini, namun berbekal keyakinan saya terhadap pemain saya bahwa semua pemain yang datang ke klub ini pantas untuk dimainkan ketika dibutuhkan, hingga saya memutuskan untuk member kepercayaan kepada pemain muda saya untuk berada di starting line-up. Carlos Fierro akhirnya membayar kepercayaan saya dengan mencetak gol kemenangan di laga final ini. Lagipula saya juga mempertimbangkan kebugaran Olivier Giroud yang sudah pasti harus saya turunkan dalam laga North London derby melawan Tottenham 3 hari ke depan dan itu bekerja dengan baik karena dalam laga Derby Olivier Giroud juga mencetak satu satunya gol di pertandingan tersebut.



FA CUP
Sayang sungguh disayang kesuksesan Arsenal di Capital One Cup tidak dibarengi dengan kesuksesan di ajang FA Cup. Setelah sukses menumbangkan Machester United di perempat final melalui 2 gol dari abou diaby, Arsenal harus menerima kekalahan pahit di semi final melawan tetangga dari Manchester United yaitu Manchester City. Laga ini pun menjadi layaknya sebuah laga balas dendam karena sebelumnya Arsenal-lah yang menyingkirkan Manchester City pada laga semifinal Capital One Cup, namun pada laga Premier League Arsenal kembali membalaskan dendamnya atas kekalahan di semifinal FA Cup. FA cup sendiri akhirnya dimenangkan oleh Manchester City.






UEFA CHAMPIONS LEAGUE
Kiprah Arsenal pada Champions League musim ini amat mengejutkan mengingat expektasi musim ini minimal bisa mencapai perempat final, namun siapa yang menyangka bahwa Arsenal bisa melaju hingga ke final meskipun harus menjalani laga yang sangat berat.
Pada babak perempat final Arsenal dipaksa berhadapan dengan calon kuat juara Liga Champions yaitu Barcelona. Banyak pengamat mengatakan bahwa Arsenal tidak akan dapat melewati hadangan Barcelona, begitu juga para supporter yang menyuarakan suara pesimis mengingat superioritas Barcelona begitu jauh di atas Arsenal. Berkaca pada situasi di dunia nyata nampaknya ada satu kelemahan yang dapat dieksploitasi dari Barcelona yaitu mereka lemah dalam duel duel udara karena factor tinggi badan. Hal ini dimanfaatkan dengan baik oleh anak asuh saya yang saya instruksikan untuk memberikan umpan silang melambung kepada Olivier Giroud yang secara matematis akan lebih sering memenangkan duel udara karena tinggi badannya 192cm. Ini terbukti dengan 2 gol Giroud di Camp Nou dan 1 gol-nya di Emirates yang menunjukkan bahwa Giroud memang menjadi momok yang menakutkan bagi barisan pertahanan Barcelona. Seluruh gol Giroud pada laga tersebut berawal dari umpan silang melambung yang kebanyakan gagal dipotong oleh pemain bertahan Barcelona.

Semifinal menjadi laga yang berat bagi Arsenal karena harus bertemu raksasa Spanyol lainnya Real Madrid dengan sang mega bintangnya Cristiano Ronaldo. Laga pertama bisa dikatakan kami diuntungkan dengan kondisi Cristiano Ronaldo yang kurang prima, namun kami kalah secara teknis karena pemain Real Madrid memiliki tingkat agresifitas yang tinggi terbukti pemain kami tidak diberikan ruang untuk bergerak dengan bola dengan melakukan tekel keras pada pemain kami yang membawa bola sehingga babak pertama menjadi milik Real Madrid dengan skor 2-1. Babak kedua terjadi sedikit perubahan dimana kami menjadi sedikit dominan karena stamina kami di babak pertama tidak terlalu terkuras untuk mengejar permain yang membawa bola, namun kebalikannya dengan Real Madrid mereka tampak lelah dan kelelahan itulah yang saya coba eksploitasi dengan bertaruh memasukkan Theo Walcott yang memiliki kecepatan tinggi hal ini terbukti efektif karena kebanyakan pemain bertahan Real Madrid yang dengan mudahnya dilewati oleh Theo Walcott pada saat ia menggiring bola. Lagi-lagi pemain bertahan lawan tampak mulai ceroboh, hasilnya Theo Walcott berhasil melakukan penetrasi ke dalam kotak penalty pada menit 90 yang memaksa Sergio Ramos untuk melanggarnya di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih dan Sergio Ramos pun harus rela diusir keluar lapangan setelah menerima kartu kuning kedua. Sang wakil kapten arsenal Mikel Arteta pun dengan tenang mengambil tendangan penalty dan mencetak goal penyeimbang sehingga skor berakhir 2-2 hasil imbang yang krusial mengingat Arsenal tidak diunggulkan sama sekali di awal laga.
Pada leg kedua pertandingan berjalan sengit karena Real Madrid butuh kemenangan sedangkan Arsenal hanya butuh hasil imbang 0-0 atau 1-1 untuk lolos ke final. Saya menginstruksikan anak asuh saya untuk tetap bermain hati hati namun tetap mengincar kemenangan supaya dapat memastikan satu langkah menuju final, namun apa daya penyelesaian yang kurang tenang dan kegemilangan penjaga gawang Real Madrid Iker Cassillas memaksa skor tetap kacamata hingga peluit panjang dibunyikan. Arsenal akhirnya melaju ke Final.
Pertandingan Final Champions League membuat saya sedikit frustasi karena Tim lawan Juventus  bermain terlalu ke dalam dan tampak seperti parkir bus dengan menumpuk pemain di lini pertahanan dan hanya menyisakan satu pemain di lini penyerangan. Melalui pergerakan cerdik dari Kierran Gibbs yang tidak terkawal di sisi kanan pertahanan Juventus akhirnya Arsenal berhasil mencuri gol pertamanya pada menit 12. Pada menit  27 blunder fatal dilakukan oleh para pemain Arsenal. Alih-alih menambah gol demi memantapkan papan skor, mereka justru kehilangan bola ketika berhasil mengurung pertahanan Juventus. Umpan jauh pun akhirnya dilakukan oleh pemain bertahan Juventus yang mengarah pada Sebastian Giovinco yang lolos dari kawalan Thomas Vermaelen dan menyisakan penjaga gawang Wojciech Szczesny. Giovinco dengan cerdiknya mengelabuhi penjaga gawang yang sudah maju sangat jauh meninggalkan gawangnya dengan tendangan lob. Skor berubah 1-1. Mengetahui posisinya belum aman anak asuh saya akhirnya terus menggedor pertahanan juventus, namun pemain Arsenal tampak mulai Frustasi karena kesulitan membongkar pertahanan Juventus yang kokoh dan penjaga gawang yang tampil gemilang, hingga beberapa pemain membuang-buang peluang dengan melakukan tembakan jarak jauh. Saya dipaksa untuk berpikir keras karena pertandingan tidak berjalan sesuai rencana. Akhirnya saya pun memutuskan untuk bertaruh dengan melakukan banyak umpan-umpan silang dari kedua bek sayap saya mengingat saya memiliki striker yang berpostur tubuh tinggi. Rasa frustasi saya bertambah karena hingga menit 89 dari sekian banyak umpang silang yang dilakukan tidak ada satupun yang menemui sasaran. Semuanya berhasil dipotong dan dibuang oleh bek bek dari Juventus. Pada 1 dari 4 menit terakhir injury time ketika saya mulai menyiapkan strategi untuk babak extra time, terjadi sebuah keajaiban. Berawal dari pergerakan Bacary Sagna yang menggiring bola hingga mencapai garis gawang, Sagna mengirimkan umpan crossing terukur yang berhasil diraih oleh striker Olivier Giroud dengan sundulan kerasnya yang terarah sehingga menyudahi perlawanan Juventus pada laga final.
Giroud sukses menutup musim pertamanya bagi Arsenal dengan golnya yang ke 44. Gol yang amat emosional mengingat umpan crossing itu adalah satu-satunya dari sekian banyak umpan crossing yang berhasil tepat mengenai sasarannya. Arsenal pun menutup musim dengan gelar pertamanya dalam sejarah UEFA Champions League. Dengan ini Arsenal sukses meraih treble winners setelah menjalani musim musim yang berat.






Season Summary
Tahun pertama yang berat yang jalani sebagai seorang manajer debutant tim sepakbola. Beberapa kali saya dibuat frustasi karena rencana saya tidak berjalan mulus. Musim yang menegangkan mengingat beberapa kali tim saya hampir mengalami kekalahan namun tertolong oleh gol gol telat yang menjadi momentum kebangkitan bagi tim. Tercatat ada lebih dari 25 gol diciptakan oleh tim saya pada menit 80+ yang menunjukkan bahwa tim saya memang memiliki tekad yang kuat untuk meraih kemenangan dan berjuang hingga peluit akhir dibunyikan. Banyak momen momen magis yang terjadi di lapangan yang membuat saya sendiri tidak dapat mempercayainya. Karena ketika saya yang bertindak sebagai seorang manager sudah hampir putus asa, anak asuh saya justru meyakinkan saya bahwa mereka ingin memberikan penghargaan kepada saya yang telah member mereka kepercayaan di lapangan dengan berjuang hingga akhir. Jika musim ini kami sering melakukan comeback maka saya berencana untuk mengatur strategi supaya tim saya tidak sering mengalami ketinggalan skor dan menjadi lebih dominan dalam tiap pertandingannya.

 



Setelah musim 2012/2013 berakhir Olivier Giroud resmi menjadi top skor club musim ini dengan raihan 44 gol dari 45 laga dan Santiago Cazorla menjadi penyumbang assist terbanyak musim ini dengan 20 assist dari 47 laga






Olivier Giroud akhirnya dinobatkan oleh para supporter sebagai Fans Player of The Year setelah serangkaian penampilan impresifnya sepanjang musim

Musim 2012/2013 adalah musim yang akan diingat oleh para supporter Arsenal karena musim inilah awal momentum kebangkitan Club kebanggaan mereka.
Terima kasih telah membaca cerita saya. Cerita mengenai musim musim lainnya akan saya ceritakan di postingan postingan selanjutnya J



introduction

INTRODUCTION
Hai, Nama saya willy. Saya adalah manager Arsenal yang baru. Kira-kira itulah yang saya lakukan ketika saya pertama kali ditunjuk sebgai manager baru dari Arsenal. Eitss, tunggu dulu. Tentu saja hal ini tidak terjadi di dunia nyata melainkan terjadi di dunia game. Yup, anda betul jika menjawab game tersebut adalah FOOTBALL MANAGER. Sebagai seorang gamer dan fans sepakbola, game ini adalah game yang sangat cocok bagi anda yang ingin mendalami manajemen sebuah tim sepakbola. Game ini sendiri adalah game yang berupa simulasi dimana anda diposisikan sebagai seorang manajer dari sebuat tim sepakbola. Seperti tugas seorang manager di dunia nyata, pada game ini anda ditugaskan mengatur klub sepakbola yang anda tangani, mulai dari melakukan transfer (jual/beli) pemain, mengatur taktik, mempekerjakan pelatih, menugaskan pencari bakat, berbicara pada media, dsb.
Pada awal game dimulai, saya memutuskan untuk memilih Arsenal sebagai tim yang akan saya tangani karena saya adalah seorang penggemar tim Arsenal. Tim arsenal sendiri dikenal sebagai tim sepakbola yang memiliki akademi sepakbola yang bagus dan sering menghasilkan bibit bibit muda sepakbola yang handal. Selain itu, arsenal juga memfokuskan pengembangan pemain muda. Hal ini ditunjukkan dengan senangnya sang manager Arsene Wenger untuk membeli pemain muda yang memiliki potensi untuk menjadi pemain berkelas dengan harga yang relatif lebih murah daripada membeli pemain yang sudah jadi pemain bintang namun memiliki harga selangit dan beresiko mengganggu keuangan klub. Siapa yang tidak kenal Cesc Fabregas, gelandang kreatif yang sekarang sedang merumput dengan Barcelona. Ia didatangkan dari akademi sepakbola Barcelona oleh arsene wenger dengan harga yang murah ketika Cesc masih berusia 16 tahun. Hal hal inilah yang akan saya coba untuk pertahankan selama save game ini berlangsung.

BACKGROUND
Serial football manager yang saya mainkan adalah FOOTBALL MANAGER 2013 dimana game akan dimulai pada bulan Juli 2012. Saya memutuskan untuk memulai game dengan status pengalaman bermain saya sebagai mantan pemain sepakbola professional yang berkewarganegaraan Perancis dan lahir pada tahun 1984 dengan tujuan supaya saya bias lebih lama menikmati permainan ini. Pada awal musim saya menangani Arsenal, tim ini sedang dalam masa krisis gelar sejak terakhir kali memenangi piala bergengsi pada tahun 2005 yaitu FA cup, jadi hal yang saya utamakan pada awal musim adalah membawa arsenal untuk dapat meraih minimal 1 gelar bergengsi dengan tujuan meningkatkan moral para pemain dan dapat menarik minat pemain dari klub lain untuk hijrah ke klub ini. 

filosofi permainan yang saya usung adalah possession football seperti yang dilakukan oleh Arsenal di dunia nyata dimana pemain difokuskan untuk bermain umpan umpan pendek untuk mengurangi resiko pemain mudah kehilangan bola karena jarak operan yang terlalu jauh. dalam filosofi permainan ini pemain diharuskan bermain kompak dalam menjaga bola dengan mengurangi umpan umpan yang terlalu beresiko dengan harapan pemain lawan akan kesulitan dalam merebut bola dari hasil interception. berdasarkan logika operan pendek akan lebih akurat daripada umpan umpan jauh. selain itu posession football juga  meningkatkan probabilitas tim untuk memenangkan pertandingan. dalam pertandingan sepakbola, tim yang memasukkan lebih banyak gol adalah tim yang memenangkan pertandingan, namun kemungkinan untuk menang akan lebih sulit jika sebuah tim tidak dapat mengatur jalannya pertandingan dalam hal ini jika sebuah tim tidak dapat menguasai bola dengan baik, peluang tim tersebut  untuk menang akan menjadi lebih sulit. 

TRANSFER AWAL MUSIM
Pada awal musim saya cukup optimis dengan kualitas pemain yang ada, namun saya sedikit ragu dengan kedalaman squad tim mengingat kurangnya pemain mumpuni yang dapat diplot sebagai backup bilamana pemain utama tim sedang dalam kondisi cedera atau tidak bugar untuk menghadapi pertandingan atau sedang mengalamai kelelahan karena padatnya jadwal pertandingan sehingga saya memutuskan untuk membeli beberapa pemain muda yang memiliki cukup potensi untuk mengisi bangku cadangan mengingat pemain yang sudah matang beresiko tidak bahagia jika dijadikan pemain cadangan tim utama. Selain itu, saya juga menjual beberapa pemain yang kiranya berpotensi menjadi kartu mati selain karena usianya juga karena attribute pemain tersebut kurang mumpuni untuk mengisi skuad tim. Saya juga memutuska untuk meminjamkan beberapa pemain muda saya dengan harapan mereka mendapatkan pengalaman bermain di tim utama yang tidak bisa mereka dapatkan di arsenal musim ini. Kira kira beginilah transfer awal musim saya.


Jika dilihat dari transfer musim pertama saya, dapat disimpulkan bahwa keuangan klub pada transfer musim ini mengalami minus dengan melakukan pembelian pemain sebanyak 29 juta poundsterling dan hanya mendapatkan pemasukan dari transfer hanya sebanyak 4.8 juta poundsterling. Dari 8 pemain yang masuk, 3 diantaranya adalah pemain hasil regenerasi (bukan pemain yang ada di dunia nyata melainkan pemain yang dibuat oleh engine game pada waktu tertentu supaya game tetap berlanjut ketika pemain2 di dunia nyata sudah pensiun). Pemain pemain yang merupakan pemain regenerasi tersebut antara lain: Martijn Poell, Juan Gregorio Cobos, dan Arnold Koeman. Ketiga pemain tersebut didatangkan ke klub pada usia muda yaitu di bawah 18  tahun dan mereka saya fokuskan untuk menjadi bintang masa depan mengingat berdasarkan hasil pengamatan para pencari bakat saya, mereka memiliki potensi yang sangat bagus. (spoiler: salah satu dari mereka padah save game tahun 2020 sudah menjadi pemain kelas dunia, siapakah kira kira?) Sedangkan pemain lain seperti Leandro Paredes, Carlos Fierro, James Tomkins, Neal Maupay, dan Rafael Toloi akan menjadi pemain cadangan tim karena mereka masih berusia di bawah 24 tahun namun memiliki atribut yang mumpuni untuk mengisi skuad tim utama.


Sekian cerita awal musim saya cerita ini akan saya lanjutkan pada postingan berikutnya. Terima kasih.